Header Ads

Puisi-Puisi Sumarwi Pulang Jiwa di Radar Madura, 10 April 2015


Sumber sunrise art gallery


Laut Mimpimu
-untuk Ayah

Kau pergi ke laut lepas
Tinggalkan anakmu, Ayah
Pada malam yang pekat
Bulan jatuh di tengah laut
Aku masih tertidur di kamar kecil
Rumah yang kau bangun dari lautmu
Sejak kau berdiri di negeri ini

Kau pergi ke laut lepas
Memacu perahu
Tinggalkan rumah dan istrimu
Karena kau mengejar mimpi
Pada anak-anakmu
Pada istrimu yang kau tinggalkan
Di rumah yang kau bangun dari lautmu

Kau pergi ke laut lepas
Mengejar cita-cita yang kau tanamkan
Pada anak-anakmu
Berharap mimpi di negeri ini

Kau pergi ke laut lepas, Ayah
Aku berharap negeri ini menjadi
Mimpimu

Sumenep-, 19 Februari.

Cerita tentang Malam

Hujan, hujan, hujan
Kataku pada anak jadah yang berjalan
Di pinggir pantai
Katanya ia menunggu ayahnya pulang
Dari pulau seberang
Sambil memanggil-manggil
Suaranya mulai fals

“pulanglah perempuan
Tubuhmu mulai menggigil
Matamu memerah
Suaramu tak terdengar lagi
Berhentilah bergumam
Hentikan langkahmu
Lihatlah, langit masih tetap mendung
Seperti hujan takkan berhenti”
Kataku dari bawah pohon cemara

Perempuan itu tetap melangkah
Membiarkan aku bergumam sendiri
Ia semakin menatap ke seberang sana
mengharap ayahnya datang
seperti hujan di tanah liat

“perempaun yang berdiri
Pulanglah, temui ibumu
Kau takkan bertemu ayahmu
Karena dia sudah pergi
Saat mawar merah jatuh
Ibumu menangis malam itu”
Kataku kembali

Perempuan itu berjalan
Arah mulai tak terbayang

Lapataman, 1 Pebruari 2015


Sumarwi Pulang Jiwa, Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep jurursan PBSI. Pernah aktif di LPM Retorika. Mantan ketua HMP PBSI.
Powered by Blogger.