Header Ads

Puisi-Puisi Matroni Muserang di Duta Masyarakat, 06 November 2016.



Lukisan karya Yeoh Jin Leng. Berjudul “”Sawah Padi”. Sumber: Google.

Padi

engkau lahir dari pohon kecil
merunduk malu melihat matahari
lantaran tubuhmu berisi saripati

dari jari-jari kau dihidupkan
dari waktu di tanam
berbaju angin dan malam
menekuni kesunyian
meramaikan butir hujan

engkau tak lupa menepi
menemui para petani
yang riang menyambutmu

bila rambutmu menguning
dan tubuhmu memerah
mata petani merindukan hadirmu dirumah-rumah

panas matahari membasuhmu mengering
halaman rumah sudah kau diami
tubuh kecilmu kini membalut
kelenjar bulu mata kami
melebar ke arah sak-sak waktu

Banjar Barat, 22 April 2015


Tukang Kebun

Di depan mataku pohon-un-daun
tumbuh di atas tanah yang lapang
lewat pori-pori tubuhmu
aku masuk dikedalaman kebun
menoar pohon-pohon kecil tak berbuah

di detak paling akhir
kau sempatkan menyuburkan tanah
menumbuhkan nyiur-nyiur kopyor

dari kebun dan pohon
pikiran dihidupkan
jiwa disuburkan

kutabur benih pupuk menghijau
dari sebongkah harapan
yang menuai cinta tanah air

dari tanah ini kau makmur
dari tukang kebun kau sentosa
dari petani kau sejahtera

Banjar Barat, 2015

Matroni Muserang, lahir di Banjar Barat, Gapura, Sumenep, Madura. Alumni Al-Karimiyyah dan Al-In’Am. Menulis di banyak media baik lokal maupun nasional. Buku antologi puisi bersamanya adalah “Puisi Menolak Lupa” (2010),Madzhab Kutub” (2010), Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan (Dewan Kesenian Jatim, 2010). Suluk Mataram 50 Penyair Membaca Jogja (2011), Menyirat Cinta Haqiqi (temu sastrawan Nusantara Melayu Raya (NUMERA, Malaysia, 2012), Rinai Rindu untuk Kasihmu Muhammad (2012), Satu Kata Istimewa (2012), Sinopsis Pertemuan (2012), dan Flows Into The Sink, Into The Gutter (2012, dua bahasa, Ingris-Indonesia), Sauk Seloko (PPN VI Jambi 2012). Menyelesaikan studi S-1 dan S-2nya di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Powered by Blogger.