Header Ads

Puisi-Puisi Fajri Andika di Minggu Pagi, Minggu IV Maret 2008

Sumber: Working Small for BIG Results



Teka-teki Malam

aku bukan seperti malam yang kau pikirkan
malam yang memahat rindu dengan waktu
malam yang merayap di celah-celah almanak
malam hanyalah teka-teki
yang tidur di setiap arloji
aku tidak tercipta dari kegelapan
aku malam yang lahir dari malamku sendiri

Yogya, 2008

Sajak Malam

dalam sajak malam
kata-kata tertidur pulas

sebatang bulan yang kau tanam
mencari akar yang hilang

Yogya, 2008


Biografi Malam

aku memilihmu malam ini sebagai malamku
sebab, tak ada lain selain yang bisa menggelapkan sajakku
kata-kata terjungkal
diterpa angin yang datang dari seberang
ia jatuh dan berceceran di lantai
lalu, jadi batu
         jadi abu

Madura, 2008

Elegi Tiga Bait

perantauanku kian menepi
tetapi, arloji masih juga mengikuti langkah kaki

bunga kamboja tak lagi menebar wangi
ia hanya bisa menikmati wanginya sendiri

kain kafan,
putihnya hilang dalam putih matamu

Yogya, 2008

Catatan Si Tukan Arsip: puisi ini telah dimuat di Minggu Pagi, Minggu II, November 2008. Biogragi si Penyair, sedang dalam proses pengumpulan data.  Biografi ini menjadi penting untuk menopang sejarah proses kreatif si penyair.

Puisi ‘Solitude’ karya Fajri Andika

SOLITUDE

ribuan kata terurai
lewat sajak yang kau tulis pada cakarawala
tintanya kau ambil dari segumpal darah
kau meniti di atas samudera air mata
meninggalkan senja yang mengintip di balik siwalan
kau tak peduli pada matahari
kau hanya ingin kesenyapan itu
selalu menyelimuti hati

2008

Catatan Si Tukan Arsip: puisi ini telah dimuat di Minggu Pagi, Minggu IV, Maret 2008. Biogragi si Penyair, sedang dalam proses pengumpulan data.  Biografi ini menjadi penting untuk menopang sejarah proses kreatif si penyair.
Powered by Blogger.