Header Ads

Puisi-Puisi Fajri Andika, Koran Merapi, Minggu, 22 Maret 2009

Sumber: Red and Gold - Patt Scrivener AFCA


SAJAK AIR MATA

tak ada huruf yang bergerak di setiap kata
kata-kata diam
hanya singgah di bibir yang basah

di sana, di dalam sajakku
hanya ada batu yang beku
batu yang dibekukan air mataku

Jogja, 2008

BUNGA KAMBOJA

bunga kamboja tak pernah layu
meski tak ada embun yang menyentuh

wanginya tak pernah lusuh
berhamburan di nafasku yang keruh

2008


Mata Cahaya

Tak ada cahaya dalam matamu
Matamu tak bisa menatap cahaya itu

Cahaya itu pergi
Meninggalkan matamu di altar sunyi

Matamu mati
Tak ada cahaya yang menyinari

Kau tak bisa mencarinya
Cahaya itu pergi dengan sinarnya

Carilah cahaya lain
Cahaya yang bisa menatap mata matimu
Dan matamu yang mati bisa menatap cahaya itu

Yogya, 2008

Catatan Si Tukan Arsip: puisi ini telah dimuat di Koran Merapi, Minggu, 22 Maret 2009. Biogragi si Penyair, sedang dalam proses pengumpulan data.  Biografi ini menjadi penting untuk menopang sejarah proses kreatif si penyair.
Powered by Blogger.