Header Ads

Puisi | Menghitung Hari di Trotoar| karya Muhammad Hasbi Ana





Penyair ke-30 dalam FASISME, Antologi Puisi Jelek Yogyakarta (Yogyakarta: kalam elkama, 1996)

Menghitung Hari di Trotoar

Sudah datangkah kepadamu berita tentangku?
aku memperoleh makanan dari pohon berduri
kawat, baja penyanggah langit
idak menggemukkan dan tidak pula
menghilangkan lapar.
Sedang hari-hariku semakin meranggas
bersama matahari memagut pundakku
di dalamnya ada tahta-tahta yang ditinggikan
di dalamnya ada mata air mengalir
banyak wajah berseri, hari ini
terpahat di trotoar
tempatku menghitung hari

Yogya, 1995


Lahir di Sumenep, 9 April 1972. Mahasiswa Fak. Tarbiyah IAIN Suka. Gemar membaca dan menulis puisi, terutama untuk konsumsi pribadi.
Powered by Blogger.