Header Ads

Puisi-Puisi Jufri Zaituna - WAWASANews, 15 Juli 2013




Ulang Tahun Sajak

tiuplah kata-katanya
sampai padam api bahasa
sebab makna kian meleleh
melumuri potongan-potongan bait
untuk kausuapkan pada mulut usia

seiring tepuk tangan bersahutan
ucapan selamat berhamburan
memenuhi setiap sudut pengasingan

pelukan demi pelukan
semakin mencengkram kepulangan
meninggalkan kado kesendirian

2011


Riwayat Borok

setiap kali tangis mengecup bibir gemetar
menanggung borok mengeram teramat dalam
denyut kesakitan merobek doa-doa panjang

sampai nyeri menusuk pantat yang hampir menetas
melumuri bercak-bercak ingatan
tentang darah dan nanah tertelan sungsang

lalu kau menanggalkan baju dan celana dalam
yang kau pakai sewaktu berenang
lalu kau gantung di reranting pepohonan

kau hanyutkan segala desah kesakitan
sampai aliran sesal larut bersama aroma belerang

2010

Leopardi

walau sajakku ringkih: seburuk rupamu
yang tak seindah lukisan itu
tiada henti kupandangi keterasinganmu,
rasa pahitmu, juga perihmu

menjadi bayang-bayang muram
bagi malammu, bulanmu, mimpimu,
matamu, juga mautmu
sampai semuanya hadir
memenggal irama penyerahan

2010
Powered by Blogger.