LABANG ARSIP

Puisi-Puisi Jufri Zaituna dalam Ayat-Ayat Selat Salaka (Kumpulan Puisi Pilihan Riau Pos 2013)




Sarang Burung Manyar

sampailah aku di sarangmu, yang telah lama kau
tinggalkan: arsitektur dingin, buku-buku meratapi
dirinya sendiri, foto-foto masa lalu, juga lukisan
menggantung sendu, bangku-bangku memanah
televisi, lemari bambu menjadi penghuni bagi ruang
semu, ranjang-ranjang menggigil, kasur dan bantal
selembut hati para penghuni.

di kolammu, ikan-ikan mengitari teratai seolah
membisikkan ketiandaanmu kini. setiap kali sajakku
singgah di rumahmu bersama getirnya hujan,
yang menyertai curahan nasib, mengantarkan diriku
ke ruang sunyi semestamu; diam-diam kucuri bintang
di bibir dedaunan namun tak juga berguguran
seperti tangis kanak-kanak yang mengetuk pintu
sejarah muasal persetubuhanku dengan buku-buku
yang tak juga melahirkan benih-benih peristiwa baru.
bagi bayang-banyang memba yang di ladang gersang
ingatan. tempat bermula kesetian tertanam bersama
terik matahari melebur lelah perjumpaan.



Talpaktana

pada daun-daunmu yang mendekap tanah
merunduk rendah, menaungi akar serabutmu
meresap tetes hujan yang jatuh membasuh debu
dan batu-batu dungu.
ketika kepak angsa mencatat langkah kanak-kanak
berlarian sepanjang pematang dengan tubuh telanjang
sambil memagut hujan di tengah halaman
memeluk dingin di pancuran
tawa hanyut di selokan
sampai hati membekukan percakapan



Jufri Zaituna, lahir di Bragung, Sumenep, Madura, 15 Juli 1987. Puisi-puisinya pernah dimuat di Majalah Sastra Horison, Harian Jogja, Merapi, Minggu Pagi, Kedaulatan Rakyat, Suara Pembaruan, Jawa Pos, Seputar Indonesia, Suara Merdeka, Jurna Sajak, Harian Sumut, Radar Madura, Radar Surabaya. Termuat di beberapa antologi bersama: Ya Sin (PBS, 2006), Merpati Jingga (PBS, 2007), Annuqayah dalam Puisi (BPA, 2009), Mazhab Kutub ( Pustaka Pujangga, 2010), Tiga peluru (Trataq Media, 2010), Penganten Taman Sare (Bawah Pohon, 2011), dan Antologi Puisi Suluk Mataram: 50 Penyair Membaca Yogya, (GREAT Publishing, 2012).