LABANG ARSIP

Puisi-Puisi Subaidi Pratama di Analisa 24 Januari 2016



Sumber: Speak Cryptic, Paintings by Farizwa

PUISI SEORANG SANTRI
UNTUK SANG KIAI
- alm. Drs. KH. A. Warits Ilyas

aku mencium aroma gaharu rindu dari jasadmu
peluhmu mengalir di tangga masjid itu
dengan gemetar ingin kujilat setiap jelang subuh
agar tercipta cahaya ketika pekat malam berlabuh

kini jalan seakan memanjang ke ruhmu
adakah jembatan membentang ke hatiku
menjelma pasir-pasir barokah
pernah kau ajarkan di bukit jauh dari batu serakah

sesekali kau berdiri di samping dermaga bayangku
kemudian menuding pada keteduhan langit yang biru
telunjukku menunjuk ke kiblat
aku lupa, di manakah letak sebenarnya timur dan barat

ini semua sekedar bagai arus mimpi
sebab tidak semua orang pandai bersarung dan berpeci
kubaca dari matamu terpantul tanda laut yang lebih luas
di mana gelombang zaman akan terus menerjang
dengan ganas

Malang, 2015


K U D A - II

kita dilarang berbicara lapar dan kenyang
sebab jam telah pukul dua belas berdentang
lihatlah langit telah menunduk serupa patung waktu
gunung-gunung menjulang dengan mulut menyusu
sedang siang begitu menyengat kulit kepala,
menyesap darah
lantaran di sini, di sebuah negeri tak pernah ada pagi
di mana orang-orang kerap berpayung mentari yang permai

kita dilarang bicara lapar dan kenyang
sebab janji tercetak hanya menjadi album bayangbayang
seperti sebuah hantu menakut-nakuti pertama kali
setelah ia datang kemudian pergi tak kau kenali
bahkan seperti gema keraguan yang datang
menjelma puisi
sebelum pada akhirnya kata-kata pasrah hidup
sebagai pengungsi

Malang, 2015



Subaidi Pratama, lahir di Sumenep, 11 Juni 1992. Puisinya dimuat di banyak media. Dan terkumpul dalam antologi “Festival Bulan Purnama” Trowulan Mojokerto 2010, “Bersepeda KeBulan” Yayasan Haripuisi Indonesia 2014, “NUN” Yayasan Haripuisi Indonesia 2015 dan“Ketam Ladam Rumah Ingatan” Lembaga Seni & Sastra Reboeng 2016. Alumni PP. Annuqayah tahun 2010. Pendiri komunitas sastra Malam Reboan di kota Malang. Dan kini, menggerakkan Rumah Bahasa di MTs & SMA Tarbiyatus Shibyan Jadung, Dungkek, Sumenep.