LABANG ARSIP

Puisi-Puisi A’yat Khalili di Kendari Pos, 31 Agustus 2013




Rain Scene Picture Hand Painted Modern Knife Landscape Wall Painting For Living Room Pictures On Canvas Hang Craft Oil Paintings(China (Mainland)), diambil dari Google.


PAYUNG BESAR

ingatan seperti hujan
yang menggelantung di kembang payung
mengental dengan awan yang riuh
menyimpan gilas di tepi wajahmu
diredam sekian musim.
di depan kota, kau bertahan
mengurai butir air yang sempurna
turun melalui celah, menusuk rambutmu
yang hitam, batas kedatangan-kepergian
sebelum tanah, menerka-nerka tubuh
sebelum lesap.
tapi, di lingkaran murung ini
aku hanya menatapmu, bagai kekasih
yang setia mempertaruhkan kesepian
di antara lalu lalang dan pejalan
yang tak pernah tahu bekas tapaknya.

Guluk-Guluk, 2013


INSOMNIA PENYAIR

semacam mata cahaya
dari tangan mudamu mengitari halaman
hanya kalam tinta yang kau tenggak
menjangkau mabuk, puisi yang
terulur dalam cahaya gelas
tahun-tahun yang turut melukainya
dalam kenangan.
diam-diam langit menghening
cipta, serupa kesendirian penyair
ia saksikan arus senja di awang
tumbang jadi lagu kelam.
puisi yang berpulang
dalam sepi, tertenggak sisa melankoli
bagi cinta tanpa musim
bayangan tua yang mulai menyentuhnya.

Latee, 2013


A’yat Khalili, lahir di kampung Telentean desa Longos, Gapura, Sumenep, 10 Juli 1990. menyelesaikan pendidikan dasarnya di desanya sendiri (MI Taufiqurrahman, sementara SMP-nya ia habiskan di Yayasan Abdullah( YAS`A) Pangarangan, Sumenep.Ia selain menulis puisi, juga cerpen, esai, dan naskah kebudayaan agama. pada tahun 2006; memenangkan juara ke-2 lomba cipta puisi remaja tingkat nasional dalam rangka Bulan Bahasa & Sastra di Pusat Bahasa Depertemen Pendidikan Nasional, Jakarta 2006; memenangkan juara 1 lomba penulisan sastra tingkat remaja Jawa Timur, di Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya 2006; memenangkan juara 1 sayembara penulisan sastra tingkat remaja Jawa Timur, di Teater Kedok SMAN 6 Surabaya 2007; memenangkan juara 2 lomba penulisan puisi religius tingkat mahasiswa se-Indonesia yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (Purwokerto, 2010); nomine lomba cipta puisi Forum Tinta Dakwah (FTD) Forum Lingkar Pena (FLP) Riau, 2010; nomine lomba menulis puisi bertajuk “ Batu Bedil Award 2010” yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanggamus, dalam rangka Festival Teluk Semaka (FTS) 2010; juara ke-1 lomba cipta puisi “ Give Spirit For Indonesia 2011” , Januari 2011; dan finalis lomba Cipta Cerpen Tingkat Mahasiswa se-Indonesia di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto 2011 ini. Buku puisi tunggalnya Pembisik Musim (Halaman Indonesia Publishing, Maret 2014).