LABANG ARSIP

Puisi Roman Yan Zavin Aundjand || Malam tanpa Bulan – Daun Membiru - Kau Datang dan Pergi- Sepotong Karya|| bagian III




ditulis pada tahun 2005 s/d 2011

Malam tanpa Bulan

kuarungi malam tanpa bulan
meski jalan tak tampak ada
gelap gulita, terasa tubuhku hilang dalam sepi
terkubur sunyi berselimut mimpi

angin menyapa tubuhku yang telanjang
tanpa sehelai benang pun lekat pada tubuhku terbentang
sesekali berharap dirimu datang dalam peluk rinduku
menghangatkan gelisahku membara

nafasku sesak membeku hingga tubuh menggigil
barangkali aku butuh api untuk membakar sampah
biar nafasku lepas dan tersalurkan

Yogyakarta


Daun Membiru

wajahmu tak pernah kutemukan sebelumnya
daundaun itu membiru
melipat diri
seperti kaligrafi di bibirmu

Yogyakarta

Kau Datang dan Pergi

kau datang dan pergi
tanpa kau sadari bahwa kau akan mati

Yogyakarta

Sepotong Aksara

sepotong aksara
sepotong wajahmu di jendela
-membuka tirai cakrawala

Sumenep