LABANG ARSIP

Puisi |Malam Mahakam| Burung Enggang| karya A. Hamzah Fansuri B



Sumber: Post navigation



Malam Mahakam

di kotamu
Mahakam melukis bulan
wajahmu, siluet mengombak di tepian
daratan sama rendah

barangkali sejenak,
orang-orang berhenti menyusur jalan
dengan lampu-lampu menyaksikan kita.
(yang hanya mematung seperti sepasang pemuda
di gedung bioskop
yang lebur bersama film romansa)

di lambungnya,
Aar mengalir seperti rol film
dengan lanskap purba dari orang-orang rantau
dan bersampan

diam-diam,
kau menghilang!


setela malam ini,
kau tak lagi ingin
kita bercakap tentang hujan dalam etalase

lalu,
aku segera melompat ke sampan
yang kularung sendiri
mengejar siluet wajahmu yang menjauh
bersama orang-orang rantau dan bersampan itu

gelombang terus saja berlalu silih-berganti
orang-orang berlampu masih menyaksikannya,
dan bulan masih pula mengambang
di punggung Mahakam.

Samarinda, 2010

Burung Enggang

tatapanmu adalah burung enggang
yang melintasi rimbun hutanku
yang terjerah
terbang dengan arah terpisah
dari desir angin berdebu

barangkali saharusnya,
engaku mesti pergi
untuk dimitoskan sebgai perhiasan
serupa ukiran kayu di amin lamin
atau di atap gedung yang di bangun
dengan bara batu

lalu,
pada prosesi ritual
akan kualirkan sisa jernih air Mahakam
tepat di ujung paruhnya
dan kita kembali bertemu
di hari senja,
yang lumrah.

Samarinda, 2011

Ahmad Hamzah Fansuri Basar, Lahir di Pamekasan, 25 Maret 1985. Alumnus Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Sendratasik UNESA. Pernah memenangkan lomba penulisan lakon dalam Peksiminas VIII Jawa Timur, 2006 dan menjuarai lomba monolog Peksiminas IX 2008 di Jambi. Tulisannya dipublikasikan di GEMA, Jokotole, GONG Jurnal Seni dan Sastra (JSS) Unesa, dan Samarinda Post, serta dalam antologi bersama Pamekasan di Mata Penyair (DKP,2007), aktif di lembaga kajian seni budaya Madura, KALELES, mahasiswa pascasarjana Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, UGM Yogyakarta serta tercatat sebagai guru di SMAN 1 Masalembu.


Catatan dari si Tukang Arsip : Dua puisi ini dimuat dalam rumahlebah-ruangpuisi 03, Oto - Puisi  (Komunitas Rumah Lebah Yogyakarta -  Framepublishing, 2012. Diketik ulang oleh Haryono Nur Kholis.