LABANG ARSIP

Puisi-Puisi Fathor Razi di Jendela Sastra Rabu, 03 September 2014




Kerangka Sunyi

mataku laba-laba malam
membikin laut raip
Sendau kicau : nyaring menerka sunyi
“matikan inang” Sahutku.
ombak raip
batu karang
buta.

Jogja 2009

Sendiri

sunyi, meniti langkah-langkah
berpijak gelap dalam tandus harapan
berpencar angan hingga redup nyata
menggerogoti kalut malam merongrong
mimpiku buta aksara,
bersahabat dalam takutku. 

Jogja 2009


Legitimasi Diri

jika macam kitab suci kerap terbaca
diurai dan ditafsirkan
mengapa renda bara tetap berlumur lara
mengapa hidup terjal di altar batubatu paksa.
percuma saja ladang pikiran basahmu meranumkan aniaya
rapalkan alpa panermu
kultuskan atas asma paling sakral.
macam apa legitimasi diri
demi menelanjangi keragaman hayati
percuma saja kitab suci diagungkan
jika yang terlahir rumus-rumus kamuflase yang menghancurkan.

Jogja 2012

Melepasmu Dalam Bayang 

dalam pengap telanjangku 
kumelepasmu dalam bayang 

Jogja 2013