LABANG ARSIP

ADA KARANG YANG MENANTI KARYA AMIN BASHIRI



Sumber: Gambar Tunggal Set Ada Framed
ADA KARANG YANG MENANTI

Semisal cerita, aku pernah berjanji
:kau berhutang padaku, jika nanti kau tak mempertemukanku dengan laut, maka aku akan menagihnya, tidak di lain waktu. Tapi aku akan menunggu. Tak pulang bahkan mematungkan kaki, disini

Ada karang yang menanti, karena aku pernah berjanji kepadanya untuk kita jadikan sebagai tugu, dan prasasti tempat kita bercerita: paling tidak tentangmu yang aku tidak ketahui


Terlalu banyak jalan dan pahit manis serta jejal di tanah ini perempuanku, sekali lagi pada sejumlah bunga yang merajut pandang saat ku lewati batas buih di pulau itu, adalah rumahmu yang melambai mengucap salam. Mungkin sebagai jarak yang terlalu dekat untuk kutinggalkan simpul tangis di pipimu.

Kombang-Talango, 15 Agustus 2010

Amin Bashiri, seperti layaknya yang lain, saya juga dilahirkan tepat tanggal 29/01/1988. menulis lumayan masih seumur jagung, merintis tulisan di media baru di awali kelas 2 Aliyah di Harian Pagi SURYA (kalo tidak salah sih tahun 2005 silam), kemudia sering mengirimkan tulisan ke berbagai media lokal maupun luar kota, tak banyak yang dihasilkan hanya saja sering dipercaya sebagai pengisi acara-acara sastra di dalam maupun luar kandang.

Klik disini: http://ladangladangpuisi.blogspot.com/2011/03/puisi-amin-bashiri.html